umpalembang.ac.id

Selain Ijazah, Mulai Lulusan Angkatan 2016 Universitas Muhammadiyah Palembang Akan Menerima SKPI

Palembang, umpalembang.ac.id – Mengimplementasikan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 81 tahun 2014 tentang Ijazah, sertifikat kompetensi dan sertifikat profesi pendidikan tinggi, Universitas Muhammadiyah Palembang menggelar Workshop Pengisian Dokumen Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI), Rabu (31/7/2019).

umpalembang.ac.id

 

Kegiatan yang digelar oleh Lembaga Penjamin Mutu ini, dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., dan diikuti oleh Wakil Rektor I, Kepala LPM, Wakil Dekan I, dan Kaprodi dilingkungan Universitas Muhammadiyah Palembang.

Dalam sambutannya Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., mengatakan bahwa SKPI merupakan dokumen mengangkat potensi pribadi lulusan yang dapat dirasakan oleh para lulusan seperti, penjelasan yang obyektif dari prestasi dan kompetensi pemegangnya.

“InsyaAllah lulusan angkatan 2016 Universitas Muhammadiyah Palembang, nantinya selain ijazah akan menerima SKPI yang nantinya akan meningkatkan kelayakan kerja dan juga membantu meningkatkan transparansi dan pengakuan pemegangnya, serta memberikan rekaman karir akademik, keterampilan dan prestasi mahasiswa selama masa kuliah.

Doktor Ilmu Ekonomi ini juga menambahkan bahwa SKPI yang akan diterima lulusan Universitas Muhammadiyah Palembang berupa dokumen tambahan yang menyatakan kemampuan kerja, penguasaan pengetahuan, dan sikap/moral seorang lulusan, serta memberikan informasi bahwa institusi berada dalam kerangka kualifikasi nasional Indonesia (KKNI) yang diakui pengguna lulusan.

Editor: Rianza Putra

umpalembang.ac.id

Gelar Ujian Terbuka, Fadhil Yamaly Dosen Bergelar Doktor Ke-66 di Universitas Muhammadiyah Palembang

Palembang, umpalembang.ac.id – Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., didampingi Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Fauzi Ridwan, S.E., M.Si., menghadiri Ujian Terbuka Promosi Doktor Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Kekhususan Manajemen Keuangan Universitas Sriwijaya, Fadhil Yamaly, S.E., M.Si.

umpalembang.ac.id

Bertempat di Gedung Program Pascasarjana Ilmu Manajemen Universitas Sriwijaya Kampus Bukit Besar Palembang, Senin (29/7/2019).

Fadhil Yamaly, S.E., M.Si., merupakan dosen tetap Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palembang mengambil judul Disertasi “Peringatan Dini Kesulitan Keuangan: Studi Pada Perbankan Syariah di Indonesia”.

Prof. Dr. Hj. Sulastri, M.E., M.Kom., selaku Ketua Promotor., Prof. Dr. H. Syamsurijal AK, Ph.D., selaku Co Promotor 1., H. Isnurhadi, S.E., MBA., Ph.D., selaku Co Promotor 2., Prof. Dr. Taufiq Marwa, M.Si., selaku Dekan Fakultas Ekonomi Unsri, Isni Andriana, S.E., M.Fin., Ph.D., Ketua Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Unsri, dan Prof. Dr. Hamidah, S.E., M.Si., selaku dosen pembahas., menjadi dewan penguji dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor Program Studi Doktor Ilmu Manajemen tersebut.

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., mengapresiasi dan mengucapkan selamat atas keberhasilan Dr. Fadhil Yamaly, S.E., M.Si., dalam menyelesaikan studi S3 Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi di Universitas Sriwijaya, dan menjadi dosen bergelar Doktor ke-66 di Universitas Muhammadiyah Palembang.

“Semoga dengan diraihnya Doktor Ilmu Ekonomi ini, akan semakin membawa kemajuan dan peningkatan mutu di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palembang” ungkapnya.

Editor: Rianza Putra

umpalembang.ac.id

Sertijab PC IMM Universitas Muhammadiyah Palembang Periode 2019-2020

Palembang, umpalembang.ac.id – Bertempat di Aula Kantor Pusat Administrasi Universitas Muhammadiyah Palembang, Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Universitas Muhammadiyah Palembang (UMPalembang) melangsungkan Serah Terima Jabatan untuk kepengurusan periode 2019-2020, Sabtu (27/7/2019).

Setelah pembacaan naskah pelantikan dilangsungkan prosesi serah terima jabatan dari Ketua Umum yang lama kepada Ketua Umum yang baru dilantik, yang ditandatangani oleh Rektor Universitas Muhamamdiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., Ketua Umum PC IMM UMPalembang Periode 2019-2019 Aditya dan Ketua Umum PC IMM UMPalembang Periode 2019-2020 M. Haris Sirajudin.

Ketua Umum Terpilih PC IMM UMPalembang Periode 2019-2020 Haris Sirajuddin mengatakan pimpinan, alumni, dan kader untuk mendukung kepengurusan yang baru ini.

“Mari kita jalin terus koordinasi dan komunikasi dalam menghindari konflik horizontal antar kader IMM” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., menjelaskan bahwa selalu mengingatkan untuk berpandangan kedepan bahkan sebagai kader inti persyarikatan Muhammadiyah. Bahkan dulu sempat tercetus bahkan pimpinan dalam persyarikatan Muhammadiyah harus kader IMM, karena pola fikir kader IMM lebih maju karena tingkat kependidikan lebih tinggi.

umpalembang.ac.id

“Saya berpesan untuk mengevaluasi diri dan program kerja kita dengan memulai dari pengkaderan” ungkapnya.

Sekretaris Umum PC IMM UMPalembang periode 1989-1991 ini juga menambahkan, kedepan kegiatan kemahasiswaan harus diwadahi, dalam bagian mengisi Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) mahasiswa pasca perkuliahan. SKPI akan menjelaskan potensi mahasiswa selama perkuliahan dalam mendukung ijazah.

“Mari bangun aktivitas dan program kerja yang mengacu dan mendukung SKPI. Mari kita sambut kepengurusan baru dengan menjalankan organisasi berdasarkan program kerja yang mendukung kemajuan diri pribadi dan UMPalembang. Selalu komitmen dengan berkompetisi yang baik dan saling merangkul. Bahkan saya sebagai senior berharap, kembalikan IMM pada role dan track yang benar agar kebangkitan IMM semakin mendekat” tambahnya.

Turut hadir dalam Sertijab tersebut, Wakil Rektor III UMPalembang Dr. Ir. Mukhtarudin Muchsiri, M.P., dan Sekbid IMMawati Dewan Pimpinan Pusat IMM Fadilatul Hasanah.

Editor: Rianza Putra

umpalembang.ac.id

Universitas Muhammadiyah Palembang Beri Bantuan Korban Kebakaran

Palembang, umpalembang.ac.id – Peristiwa kebakaran yang menghanguskan ratusan rumah dan bangunan di Lorong Santai RT 26 dan 28 Kelurahan Ogan Baru Kecamatan Kertapati Palembang pada waktu yang lalu, tentu menjadi perhatian dan mendapatkan empati banyak pihak.

Universitas Muhammadiyah Palembang salah satunya yang berempati atas musibah kebakaran tersebut. Perguruan tinggi ini pun turut memberikan bantuannya kepada korban kebakaran.

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., Dekan Fakultas Kedokteran dr. Yanti Rosita, M.Kes., Ibu Yayat Jauhariati, S.P., dan Kepala Biro Humas dan Informasi R.A., Lindrayeni, S.E., M.Si.

Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., mengatakan, pemberian bantuan tersebut adalah bentuk solidaritas Universitas Muhammadiyah Palembang terhadap para korban kebakaran.

umpalembang.ac.id

“Bantuan ini adalah himpunan dari keluarga besar Universitas Muhammadiyah Palembang, yaitu Dosen dan Mahasiswa. Bantuan ini juga sebagai bentuk kepedulian kami pada bermasyarakat,” ucapnya, usai menyerahkan bantuan, Senin petang (22/7/2019), di posko bantuan kebakaran.

Doktor Ilmu Ekonomi ini juga menambahkan, bantuan yang diberikan pihaknya adalah berupa paket sembako, seperti beras 150 Kg, teh, gula, telur, biskuit dan pakaian layak pakai, alat tulis, serta rok SMP 130 pcs.

“Kita berikan bantuan ini melalui obrolan kecil yang akhirnya menarik rasa sosial keluarga besar Universitas Muhammadiyah Palembang, Ya, ini sedikit meringakan beban para korban kebakaran,” tuturnya.

Adapun Koordinator Posko Kebakaran, M. Thamrin yang menerima secara langsung bantuan tersebut mengucapkan terima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Palembang. Tidak ada kata lain selain mengucapkan banyak terima kasih, karena memang mereka yang menjadi korban kebakaran sangat membutuhkan uluran tangan (bantuan).

“Masyarakat korban kebakaran saat ini sangat membutuhkan bantuan bahan untuk tempat hunian, karena masyarakat mulai merasa tidak nyaman karena selalu diguyur hujan sehingga ketika mereka sedang tidur tiba-tiba ada air di tempat sementaranya, terus kebutuhan mendesak masyarakat juga berupa kabel dan lampu, untuk pakaian sudah cukup dulu lah, intinya mereka sekarang butuh papan” ungkapnya.

 

Editor: Rianza Putra

klikampera.com

Uji Nyali Tim Caving Hiawata FT UMPalembang Sentuh Perut Bumi di Dasar Goa Leang Pute

Palembang, um-palembang.ac.id – Bagi Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala), tantangan adalah sebuah rutinitas yang harus dijawab sesegera mungkin. Apakah tantangan itu berupa kontribusi terhadap alam, ataupun mencari hal-hal baru yang bisa menjadi pemandu dari misteri alam itu sendiri.

Rasa penasaran dari para pencinta alam ini juga, diharapkan mampu menjawab apa yang mereka eksplor terhadap indahnya gugusan alam di tanah air yang masih banyak tersembunyi.

Berkaca dari hal itulah, Mapala Hiawata Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), bertekad menjawab rasa penasaran mereka akan misteri yang ada di Goa Leang Pute, Sulawesi Selatan.

Mengapa Goa Leang Pute? Banyak yang belum mengetahui, kalau gua yang terletak di kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul), tepatnya di Dusun Pattiro, Desa Labuaja, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulse), merupakan satu goa terdalam di dunia dari perut bumi.

“Bagi kami ini baru pertama kali (ekpsedisi ke Goa Leang Pute). Karena goa ini memiliki keistimewaan sendiri. Apalagi dengan ukuran diameter goa yang lebih besar dari biasanya, sekitar tiga kali lipat dari lapangan bola. Tantangan yang harus dituju di dalam itu katanya ada hutan terbuka,” ujar Ketua Umum Hiahwata, Muamar Khatami, kepada IDN Times.

1. Ekspedisi perdana Tim Caving Mapala Hiawata ke Goa Leang Pute

Ketua Pelaksana Ekspedisi Hiawata ke Goa Leang Pute, Febry Oktarianto melanjutkan, Goa Leang Pute merupakan goa vertikal yang dalamnya sekitar 260-270 meter. Untuk menuju ke goa tersebut, terlebih dulu harus menyusuri areal persawahan dan perkebunan.

“Karena pertama kali dari Sumatera Selatan (Sumsel), jadi kami (Hiawata) bermaksud untuk mencetuskan dan menjadi pembuka bagi atlet caving Sumsel. Kalau kami berhasil melalui tantangan ini, pasti akan diberikan apresiasi,” katanya.

2. Siapkan agenda caving lanjutan di Hang Son Doong, Vietnam
Mahasiswa FT UMP yang akrab disapa Pitung ini mengungkapkan, sebenarnya Mapala Hiawata sendiri sering melaksanakan kegiatan berupa ekspedisi. Hanya saja, ekspedisi kali ini berasa spesial.

“Insya Allah dengan seizin Allah, jika kami berhasil melalui dan sampai di Goa Leang Pute, maka akan ada ekspedisi lanjutan. Rencana berlanjut menelusuri goa terdalam di dunia yang berada Vietnam, yakni Hang Son Doong,” ungkapnya.

Untuk memparipurnakan tantangan di goa tersebut, Mapala Hiawata sudah menyiapkan tiga atlet caving mereka, yakni Aldi Agustian (23), Tatang (22) dan Gusti Subriansyah (23), yang kesemuanya mahasiswa FT UMP.

“Rencananya kawan-kawan berangkat tanggal 21 Juli besok. Awalnya kami menyiapkan enam atlet, tapi setelah melewati seleksi berupa tes jasmani, medical chek up dan pemahaman materi, maka mengerucut menjadi tiga atlet,” sambungnya.

3. Persiapan atlet Caving Hiawata menuju Goa Leang Pute

Terhadap persiapan atlet, Pitung menjelaskan, Mapala Hiawata sudah melakukan beragam fase, mulai dari teknis maupun administratif.

“Persiapan sudah beres, baik dari peralatan saat ekspedisi seperti tali, safety, konsumsi, pengobatan P3K. Kita juga didukung kampus (UMP) dan menerima dana dari pengajuan proposal dan terkumpul Rp10.650.000,” jelasnya.

“Estimasi perjalanan untuk pulang pergi sekitar dua minggu. Tapi untuk menuju lokasi butuh perjalanan estafet dengan berbagai transportasi dan bisa sampai lima hari. Mulai dari Palembang ke Lampung menggunakan kereta api hingga harus nyeberang dengan kapal,” ujarnya.

Kemudian, dari Lampung para atlet caving Hiawata melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Merak dengan kapal ke Jakarta di Terminal Pasar Senen. Dilanjutkan sampai Surabaya ke Makassar melalui jalur laut. Setiba di Makassar, agar berhasil ke lokasi caving, ketiga atlet ini masih harus mengajukan permohonan partisipasi ke Mapala Politeknik Negeri Ujung Pandang, Batimurung, untuk memasuki kawasan penelusuran goa, agar bisa mengurus adminstrasi ke Kota Taman Nasional Batimurung Bulusaraung di Dusun Pattiro Desa Labuaja.

“Yang masuk gak bisa sembarang, makanya butuh izin ke kepala desa untuk melakukan perjalanan ke mulut Goa Leang Pute, yang saat memasuki goa harus dengan jalan kaki,” terangnya.

4. Pilih caving karena antimainstream

Sementara, salah satu atlet caving Hiawata, Gusti Subriansyah menuturkan, keinginannya menelusuri Goa Leang Putu karena ingin menjawab rasa penasaran. “Ada kepuasan sendiri. Caving itu punya daya tarik, olahraga ekstrem dan sangat antimainstream,” tuturnya.

Gusti mengakui bisa tergabung dalam ekspedisi adalah hal yang berharga. Karena untuk bisa bergabung menjadi atlet caving, tentu melalui proses seleksi. Mulai dari pengumpulan data formalitas hingga penilaian untuk memenuhi standar caving.

Untuk bisa menjalankan ekspedisi, atlet caving memerlukan skill yang mumpuni dan menguasai teknik, serta memiliki lisensi atau sertifikasi.

“Ada sekolah keahlian untuk bisa dapet (lisensi) agar tahu sudah memenuhi standar atau belum. Caving sudah lumayan sering, tapi ini (Goa Leang Putu) pertama. Mudah-mudahan lancar perjalanan dam sampai dengan selamat,” tandasnya.

 

Editor: Rianza Putra

umpalembang.ac.id

Peduli Korban Kebakaran, PC IMM Universitas Muhammadiyah Palembang Gelar IMM Peduli

Palembang, umpalembang.ac.id — Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Univeritas Muhammadiyah Palembang mengunjungi korban bencana kebakaran di Gang Santai Kelurahan Ogan Baru Sungki Kecamatan Kertapati Palembang, Kamis (18/7/2019).

Kegiatan ini merupakan suatu rangkaian acara yang dinamai IMM Peduli, dan termasuk salah satu program PC IMM Universitas Muhammadiyah Palembang. Ini suatu bukti IMM juga tanggap atas segala kejadian yang terjadi di masyarakat yang termasuk pengaplikasian dari humanitas.

umpalembang.ac.id

Dalam kegiatan IMM Peduli ini, Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Universitas Muhammadiyah Palembang memberikan donasi berupa uang Rp. 3.920.800, pakaian layak pakai dan sembako untuk masyarakat korban kebakaran, dan seluruh donasi ini merupakan hasil sumbangan dari kader IMM UMPalembang, dan masyarakat.

Ketua PC IMM Universitas Muhammadiyah Palembang Haris Sirajuddin mengatakan bahwa IMM merupakan organisasi yang bergerak dalam bidang kemahasiswaan yang tak lepas dari gerakan amal ma’ruf nahi munkar dan IMM merupakan gerakan yang harus dituntut untuk tetap teguh dalam trikompetensinya yaitu religiutitas, intelektualitas, dan humanitas.

“Maka untuk itu kita selaku kader IMM harus mengaplikasikan apa yang menajdi tuntutan tersebut. Dan ini merupakan wujud nyata dari salah satu trikompetensi IMM tersebut yaitu humanitas. Sebagai organisasi kemahasiswaan sudah selayaknya kita bukan hanya sebagai pihak yang selalu mengkritisi tetapi kita juga harus dapat berkomitmen dalam gerakannya untuk membantu sesama” ungkapnya.

“Kegiatan IMM Peduli ini juga merupakan kegiatan atau aksi nyata yang dilakukan PC IMM Universitas Muhammadiyah Palembang untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, karena IMM harus tetap teguh terhadap slogannya yaitu berfastabiqul khairat,“ ujarnya.

Editor: Rianza Putra

umpalembang.ac.id

Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Palembang Gelar Sosialisasi dan Pelatihan SKPI

Palembang, umpalembang.ac.id – Mulai wisuda periode Oktober 2019, mahasiswa lulusan Universitas Muhammadiyah Palembang akan dibekali SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah) selain ijazah dan transkrip nilai.

Atas dasar hal tersebut, Program Pascasarjana (PPs) Universitas Muhammadiyah Palembang menggelar Workshop “Sosialisasi dan Pelatihan SKPI bagi Kaprodi, dan Sekretaris Prodi dilingkungan PPs Universitas Muhammadiyah Palembang, Kamis (18/7/2019).

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Direktur PPs Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., ini menghadirkan Dr. Saleh Hidayat, M.Si., sebagai narasumber.

Untuk diketahui bahwa SKPI merupakan surat pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh perguruan tinggi yang berisi informasi tentang pencapaian akademik atau kualifikasi dari lulusan pendidikan tinggi bergelar (Kemenristekdikti, Tahun 2015). Dengan adanya SKPI akan sangat membantu stakeholder pengguna untuk mendapatkan gambaran mahasiswa yang mempunyai kompetensi apa saja diluar kompetensi yang telah tertuang dalam ijazah.

Nantinya, SKPI ini dikeluarkan untuk mendampingi ijazah dan transkrip akademik. Kalau ijazah merupakan bukti telah selesainya suatu jenjang pendidikan tertentu, dan transkrip nilai adalah daftar nilai pencapaian selama menempuh perkuliahan, SKPI menerangkan kemampuan yang dibutuhkan sebagai prasayarat dalam persaingan dunia kerja dilihat dari latar belakang lulusannya. Landasan hukumnya adalah Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 81 tahun 2014 tentang Ijazah, sertifikat kompetensi dan sertifikat profesi pendidikan tinggi.

Capaian pembelajaran juga tidak hanya membahas mengenai kemampuan dalam persaingan kerja semata, namun juga membahas mengenai kemampuan pengetahuan yang dimiliki oleh lulusan dan juga kemampuan sikap yang harus dimiliki oleh lulusan. Hal ini dapat membantu para perekrut kerja (HRD perusahaan) dalam menyeleksi tenaga kerja.

Selain beberapa hal mengenai capaian pembelajaran, ada hal lain yang ada di SKPI, yakni aktivitas mahasiswa selama perkuliahan. Hal ini termasuk pada kegiatan seminar dan workshop yang diikuti, prestasi yang pernah diraih, serta kegiatan lain yang berkaitan dengan akademik, maupun pengembangan karakter dan keprofesian.

Manfaat SKPI juga dapat dirasakan oleh para calon wisudawan atau para lulusan seperti, penjelasan yang obyektif dari prestasi dan kompetensi pemegangnya, meningkatkan kelayakan kerja (employability), merupakan dokumen tambahan yang menyatakan kemampuan kerja, penguasaan pengetahuan, dan sikap/moral seorang lulusan, serta memberikan informasi bahwa institusi berada dalam kerangka kualifikasi nasional Indonesia (KKNI) yang diakui pengguna lulusan.

Selain itu, SKPI juga dapat membantu meningkatkan transparansi dan pengakuan (rekognisi) pemeganya, memudahkan dibaca dan dipebandingkan antar negara, memberikan rekaman karir akademik, keterampilan dan prestasi mahasiswa selama masa kuliah. SKPI juga menekankan pada kelayakan bekerja di dalam dan luar negeri.

Kehadiran SKPI dalam kurikulum sejatinya bukan lagi hal baru. Ia telah hadir dan diberlakukan sejak tahun 2006. Namun seiring berjalannya waktu SKPI terus bertransformasi dan mengalami perbedaan. Berdasarkan riset yang telah dilakukan oleh DIKTI setidaknya terdapat perbedaan yang mencolok dengan capaian pembelajaran yang diterapkan pada tahun 2006 dan 2014. Pada 2006 capaian pembelajaran yang diterapkan mengacu kepada 29 kompetensi utama, sedangkan tahun 2014 capaian pembelajaran mengacu kepada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang memiliki empat kriteria diantaranya, kemampuan bidang kerja, pengetahuan yang dikuasai, sikap dan tata nilai serta keterampilan umum.

Karena pentingnya SKPI ini, disarankan bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan kemampuan dan kompetensi serta prestasinya. Jadi, selain mengikuti perkuliahan dengan baik dan meraih nilai maksimal, mahasiswa juga harus membekali diri dengan pelatihan-pelatihan, mengikuti seminar atau workshop baik itu yang sesuai maupun yang dapat mendukung bidang keilmuannya.

umpalembang.ac.id

Distance Learning Bidang Kontruksi, Membuka Wawasan Calon Engineer Universitas Muhammadiyah Palembang

Palembang, umpalembang.ac.id – Persiapan bagi para calon engineer untuk mendapatkan surat keterangan ahli sangat dibutuhkan guna mempermudah kiprahnya di dunia kerja.

Merespon hal ini, Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang mengadakan kegiatan bertajuk Fasilitasi Distance Learning Bidang Konstruksi yang bekerjasama dengan Balai Penerapan Teknologi Konstruksi Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI.

Kegiatan ini diikuti 136 mahasiswa Prodi Teknik Sipil dan diselenggarakan di Aula Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang, Kamis (18/7/2019), yang dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan III Fakultas Teknik Ir. Junaidi, M.T., dengan menghadirkan Rohmanom, S.Sos., M.Si., dari Balai Penerapan Teknologi Konstruksi PUPR sebagai narasumber.

umpalembang.ac.id

Dalam sambutannya, Rohmanom, S.Sos., M.Si., menyebutkan bahwa Kementerian PUPR RI sejak tahun 2016 hingga saat ini berusaha mendekatkan diri dan membantu seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Tujuan dari usaha ini agar mahasiswa yang telah lulus dapat segera masuk dalam industri jasa konstruksi. Salah satu upaya yang dilakukan melalui Distance Learning.

“Distance Learning disini sejalan dengan revolusi industri 4.0. Intinya adalah siapa yang rajin dia yang menang, siapa yang bisa menggunakan IT dia yang menang. Sudah tidak ada batasan di industri saat ini. Jadi poin pentingnya adalah anda-anda harus rajin, mengusai teknologi, dan bisa belajar mandiri,” ungkapnya.

“Sesuai dengan yang diamanatkan oleh Menteri Ristek Dikti bahwa ke depannya capacity building. Dimana masa depan capacity building di dunia adalah belajar mandiri dan dapat menghadapi berbagai tes,” imbuhnya.

Dalam kesempatan Fasilitasi Distance Learning Bidang konstruksi di Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang tersebut, para peserta diberi gambaran untuk bisa mengikuti pelatihan agar bisa memperoleh sertifika keahlian. Tidak sebatas pemberian materi, pada sesi terakhir para peserta mempratekkan cara mengikuti tes sesuai dengan bidang keahlian yang diminati secara langsung.

Editor: Rianza Putra

umpalembang.ac.id

Universitas Muhammadiyah Palembang Kirim 15 Mahasiswa, Ikuti KKNMu Untuk Negeri di Kota Bengkulu

Palembang, umpalembang.ac.id – Tahun 2019 ini, Universitas Muhammadiyah Palembang (UMPalembang), tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah (KKNMu) untuk Negeri 2019 di Kota Bengkulu. Untuk itu, UMPalembang mengirim dan mengutus satu tim delegasi UMPalembang yang terdiri 15 mahasiswa.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Palembang Prof. Dr. Indawan Syahri, M.Pd., dalam serah terima 538  mahasiswa KKN kepada pemerintah kota Palembang yang diwakili K. Sadaruddin, S.Sos., Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Sosial, dan Kesejahteraan Kota Palembang.

“UMPalembang memberikan kesempatan kepada seluruh mahasiswa yang sudah memenuhi syarat untuk ikut tes. Mereka 15 ini adalah orang terbaik yang akan menjadi perwakilan UMPalembang,” ujar Prof. Dr. Indawan Syahri, M.Pd.

Guru Besar Prodi Pendidikan Bahasa Inggris ini juga menuturkan, KKNMu Negeri merupakan program KKN bersama dengan sejumlah Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) di Indonesia. Dalam hal ini, program tersebut akan memberi kesempatan emas bagi mahasiswa untuk mengabdikan ilmunya kepada masyarakat.

“Lagi-lagi, ini akan menjadi wadah pembelajaran untuk mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang, dalam memperluas wawasan dan pengetahuannya. Tentunya, mahasiswa yang tergabung nantinya memperoleh pengalaman yang berbeda dengan mahasiswa lainnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut Prof. Dr. Indawan Syahri, M.Pd., menjelaskan bahwa syarat untuk mengikuti program tersebut adalah mahasiswa UMPalembang minimal semester 6 dan telah lulus minimal 100 SKS. Syarat lain, mahasiswa sudah lulus tes Baca Tulis Qur’an (BTQ) dibuktikan dengan sertifikat.

Editor: Rianza Putra