IMG-20210116-WA0009

Lantik 28 Dokter Baru, Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang Sudah Hasilkan 415 Alumni

um-palembang.ac.id – Walaupun Pandemi Covid-19 masih terjadi, perjuangan mencari ilmu tetap dilakukan sebaik mungkin. Begitu kiranya yang dilakukan oleh 28 dokter baru Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang yang melakukan pelantikan dokter baru di masa pandemi ini oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang dr. Yanti Rosita, M.Kes.

Prosesi pengambilan sumpah sebanyak 28 dokter baru lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang berlangsung khidmat, di Aula FK UMPalembang, Sabtu (16/1/2021) yang turut dihadiri Direktur RS BARI Palembang dr. Hj. Makkiani, S.H. MARS., dan Direktur RS Muhammadiyah Palembang dr. Pangestu Widodo, MARS. Dan dengan demikian, Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang tercatat sudah menghasilkan 415 orang dokter sejak berdirinya pada tahun 2008.

IMG-20210116-WA0013Continue reading

um-palembang.ac.id

FKIP Tambah Doktor, Muslimin Doktor Ke-83 Universitas Muhammadiyah Palembang

um-palembang.ac.id – Prestasi dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Palembang kembali menuai hasil.

Kali ini FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang menambah kembali satu dosen bergelar Doktor, setelah menyelesaikan studi Strata 3 (S3), Dr. Muslimin, S.Pd., M.Pd., menyelesaikan Strata 3 Doktor Pendidikan Matematika dan menjadi dosen bergelar Doktor ke-83 di Universitas Muhammadiyah Palembang.

IMG-20210114-WA0018

Dr. Muslimin, S.Pd., M.Pd., berhasil lulus dari Prodi Doktor Pendidikan Matematika Program Pascasarjana Universitas Sriwijaya, dan berhak mendapatkan gelar Doktor setelah melalui ujian Promosi Doktor secara daring, pada Kamis, 14 Januari 2021.

um-palembang.ac.id

Dalam Ujian Promosi Doktor tersebut, Dr. Muslimin, S.Pd., M.Pd., mengambil judul Disertasi “Local Instructional Theory Pembelajaran Operasi Bilangan Bulat Berbasis Nilai-Nilai Keislamian”, dengan Promotor: Prof. Dr. Ratu Ilma Indra Putri, M.Si., Prof. Dr. Zulkardi, M.I.Komp., M.Sc., dan Dr, Nyimas Asiyah, M.Pd., Ph.D.

Pada kesempatan ini, Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Dr. Muslimin, S.Pd., M.Pd., atas Ujian Terbuka Promosi Doktor Pendidikan Matematika Program Pascasarjana Universitas Sriwijaya.

IMG-20210114-WA0019

Lebih lanjut Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., juga mengucapkan selamat atas keberhasilan Ujian Terbuka Promosi Doktor Pendidikan Matematika Program Pascasarjana Universitas Sriwijaya., dan menjadi dosen bergelar Doktor ke-83 di Universitas Muhammadiyah Palembang.

“Semoga dengan diraihnya Doktor Pendidikan Matematika ini, akan semakin membawa kemajuan dan peningkatan mutu lulusan di Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Palembang ” ungkapnya.

 

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Bupati Muara Enim Akan Libatkan Universitas Muhammadiyah Palembang Tingkatkan Kualifikasi SDM

um-palembang.ac.id – Bupati Muara Enim H. Juarsah, S.H., menerima kunjungan silaturahmi Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., yang didampingi Wakil Rektor III Dr. Ir. Mukhtarudin Muchsiri, M.P., dan  Direktur Pascasarjana Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., yang bertempat di Ruang Rapat Bappeda, di Jalan Jend. Ahmad Yani No.06 Muara Enim, Senin (11/1/2021).

um-palembang.ac.id

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., dalam pertemuan itu mengatakan, Kabupaten Muara Enim menjadi salah satu mitra strategis Universitas Muhammadiyah Palembang, sehingga pihaknya juga berharap kerjasama dapat kembali terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Muara Enim baik di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kualifikasi SDM, dan bekerjasama dalam pembentukan naskah akademik peraturan daerah.

“Saat ini Universitas Muhammadiyah Palembang  berusia 41 tahun dengan 33 prodi diantaranya 4 prodi S2 (Hukum, Manajemen, Pendidikan Biologi, dan Teknik Kimia), serta beberapa fakultas yang bisa menjadi pilihan untuk melanjutkan studi. Diantaranya Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Pertanian, Fakultas Hukum, Fakultas Agama Islam dan Fakultas Kedokteran” ungkapnya.

um-palembang.ac.id

Sedangkan dalam sambutannya, Bupati Muara Enim H. Juarsah, S.H., menyampaikan selamat datang kepada Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang bersama jajaran. “Terima kasih telah berkunjung di Kabupaten Muara Enim. Sebagai bagian dari Almamater Universitas Muhammadiyah Palembang, saya sangat merasa bangga atas adanya kunjungan silaturami ini,” ulas Bupati.

H. Juarsah, S.H., mengatakan, Pemerintah Kabupaten Muara Enim mempunyai rencana untuk melibatkan kembali dengan menjalin kerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Palembang dalam upaya peningkatan kualifikasi dan potensi sumber daya manusia (SDM) khususnya yang di Pemkab Muara Enim karena SDM Unggul, Muara Enim Merakyat sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Muara Enim.

um-palembang.ac.id

Alumni Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang Angkatan Tahun 1987 ini akan menjadikan momentum ini dengan ditindaklanjuti berupa penandatanganan MoU peningkatan SDM Pemkab Muara Enim. “Kami mengapresiasi dan berterima kasih atas niatan baik dari Universitas Muhammadiyah Palembang ini sehingga nantinya terbentuk SDM Kabupaten Muara Enim yang akan lebih baik dalam mendukung visi dan misi Kabupaten Muara Enim.

Diketahui, turut hadir dalam pertemuan tersebut diantaranya, Sekretaris Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Ir. Eko Ariyanto, M.Eng., Chem., Kaprodi Pascasarjana, Plt. Asisten I, Asisten III, Balitbangda, dan Kepala Bagian Kerjasama Pemkab Muara Enim.

Editor: Rianza Putra

IMG-20210107-WA0012

FEB Kembali Tambah Doktor, Maftuhah Nurrahmi Doktor Ke-82 Universitas Muhammadiyah Palembang

um-palembang.ac.id – Program Studi (Prodi) Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Palembang kembali menambah satu dosen bergelar Doktor, setelah menyelesaikan studi Strata 3 (S3), Dr. Maftuhah Nurrahmi, S.E., M.Si., menjadi dosen bergelar Doktor ke-82 di Universitas Muhammadiyah Palembang.

Perempuan Kelahiran Sleman Yogyakarta tanggal 16 Mei 1970 ini, berhasil lulus dari Prodi Ilmu Ekonomi (S3) Sekolah Pascasarjana Universitas Pancasila Jakarta, dan berhak mendapatkan gelar Doktor setelah melalui ujian Promosi Doktor secara daring, pada Kamis, 07 Januari 2021.

Dr. Maftuhah Nurrahmi, S.E., M.Si., mengambil judul Disertasi “Determinan Loyalitas Konsumen Hotel di Sumatera Selatan”, dengan Promotor: Prof. Dr. Husein Umar, MBA., M.M., dan Prof. Dr. Wibowo, S.E., M.Phil., serta Dr. Tony Sitinjak, M.M.

Pada kesempatan tersebut, Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Dr. Maftuhah Nurrahmi, S.E., M.Si., atas Ujian Terbuka Promosi Doktor Prodi Ilmu Ekonomi (S3) Sekolah Pascasarjana Universitas Pancasila Jakarta.

Lebih lanjut Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., juga mengucapkan selamat atas keberhasilan Dr. Maftuhah Nurrahmi, S.E., M.Si., dalam menyelesaikan Studi S3 Ilmu Ekonomi (S3) di Sekolah Pascasarjana Universitas Pancasila Jakarta, dan menjadi dosen bergelar Doktor ke-82 di Universitas Muhammadiyah Palembang.

“Semoga dengan diraihnya Doktor Ilmu Ekonomi ini, akan semakin membawa kemajuan dan peningkatan mutu lulusan di Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palembang” ungkapnya.

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

E-Commerce Memberikan Harapan Kepada Pelaku Dunia Bisnis

um-palembang.ac.id – Di Indonesia, sudah banyak pelaku yang bermain di sektor e-commerce ini dengan berbagai produknya, mulai dari jasa transportasi, Perdagangan , kesehatan dan lain sebagainya. Namun, pelaku bisnis e-commerce juga masih akan berkutat untuk membangun ekosistem menjadi lebih matang, dibutuhkan berbagai elemen untuk mendorong bisnis secara e-commerce di Indonesia menjadi lebih matang misalnya Pembangunan infrastruktur telekomunikasi terutama jaringan internet yang merata di seluruh pelosok negeri, Kelonggaran aturan atau regulasi dari pemerintah, yang tidak menghambat berkembangan bisnis secara e-comerce, Serta perlu menumbuhkan inovasi dan kreasi yang dihadirkan oleh para pelaku bisnis e-comerce itu sendiri.

Hal tersebut disampaikan Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang saat memberikan sambutan dalam Seminar Online Terobosan Kreatif dan Inovatif Bisnis E-Comerce Pasca Pandemi Covid-19, yang diselenggarakan oleh Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palembang, Senin (4/1/2021).

Prof. Dr. Ridwan Guru Besar Universitas Kebangsaan Malaysia., Prof. Dr. Wibowo Guru Besar Universitas Moestopo Jakarta., M. Akbar Alfaro B.Bus., M.M., Ketua Kadin Palembang, menjadi narasumber dalam seminar online tersebut.

um-palembang.ac.id

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., mengatakan,pPandemi Covid-19 yang hampi satu tahun melanda dunia, menuntut kita untuk terbiasa dengan kebiasaan baru (New-Normal), termasuk juga dalam menyikapi dunia bisnis supaya mampu menghadapi beberapa tantangan dan bertahan di masa krisis. Proses peralihan bisnis dari konvensional menjadi digital menyebabkan perusahaan perlu memikirkan langkah strategis untuk membuat bagaimana proses bisnis yang ada di dalamya menjadi keberlanjutan.

Menurutnya salah satu cara adalah dengan memanfaatkan perkembangan teknologi pada bidang pemasaran yang mengubah cara pengerjaan suatu pekerjaan dari cara konvensional mengarah kepada teknologi digital dengan memanfaatkan e-commerce.

Karena bisnis perdagangan online dewasa ini mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Apalagi di era revolusi internet seperti saat ini, industri e-Commerce menjadi bintang terang yang banyak dijajaki oleh masyarakat. Keuntungan yang ditawarkan dari bisnis e-commerce ini cukup memberikan harapan kepada pelaku dunia bisnis hal tersebut dimungkinkan karena mulai dari prosedur pembelian/penjualan yang menjadi lebih cepat dan mudah untuk melakukan pencarian barang, biaya operasional rendah dan kualitas layanan lebih baik, pengelolaan bisnisnya cukup mudah, hingga jangkauannya yang jauh lebih luas kepada pelanggan, dan pelanggan pun dapat dengan mudah memilih produk dari penyedia yang berbeda tanpa bergerak secara fisik.

Ia menjelaskan, empat tantangan yang mungkin harus dihadapi oleh industri e-commerce Indonesia, tantangan yang dimaksud antara lain, 1. Masih rendahnya pengguna Internet yang sejalan dengan tingkat penjualan e-commerce oleh karena itu perlu adanya sosialisasi kepada pengguna internet tentang manfaat dan cara-cara berbisnis secara e-comerce. 2. Perlu membangun tingkat kepercayaan (trust) konsumen di Indonesia, hal tersebut karena banyak terjadi penipuan bisnis E-Comerce khususnya belanja online oleh karena itu perlu adanya regulasi yang dikeluarkan oleh pengambil kebijakan serta adanya penegkan hukum.

Selanjutnya 3. Masih terbatasnya layanan transaksi pembayaran secara E-commerce. dan 4. Karakter geografis Indonesia yang berbentuk kepulauan, pastinya akses untuk menjangkau daerah di luar pulau besar cenderung lebih sulit.

Editor: Rianza Putra