um-palembang.ac.id

Peduli Tenaga Medis, Universitas Muhammadiyah Palembang Serahkan Bantuan Face Shield Ke RSUD BARI

Palembang, um-palembang.ac.id – Universitas Muhammadiyah Palembang melalui Fakultas Teknik turut serta secara aktif dalam upaya pencegahan Covid 19. Kegiatan ini awalnya diinisiasi oleh dosen Program Studi Teknik Industri dan Keluarga Mahasiswa Teknik Industri (KMTI) yang berupaya untuk memanfaatkan laboratorium yang mereka miliki untuk memproduksi face shield sederhana yang dapat digunakan oleh tenaga kesehatan, sekaligus bentuk kepedulian Perguruan Tinggi dengan Pemerintah Kota Palembang.

Oleh karena itu, dalam kesempatan Senin (20/02/2020), Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda, S.H., menerima 100 face shield dari Universitas Muhammadiyah Palembang yang diserahkan oleh Wakil Rektor III Dr. Ir. Mukhtarudin Muchsiri, M.P. Hadir pula di lokasi penyerahan, Direktur Utama RSUD Palembang BARI dr. Hj. Makiani, S.H., M.M., MARS., yang menerima secara simbolik menerima donasi ini.

um-palembang.ac.id

Dalam kesempatan ini dr. Hj. Makiani, S.H., M.M., MARS., mengucapkan “Alhamdulillah berkat dukungan dari para donatur saat ini untuk ketersediaan APD di RSUD Bari masih cukup” meskipun begitu beliau menambahkan “Beragam jenis support akan sangat dihargai, karena pelayanan kesehatan harus tetap berjalan”. 

Sementara itu Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda memberikan apresiasi, karena APD diproduksi mahasiswa dan dosen Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang. “Alhamdulillah bantuan berdatangan berupa APD untuk mendukung tenaga medis di kota Palembang,” ujarnya.

Wakil Rektor III UM Palembang Dr. Ir. Mukhatrudin Muchsiri juga menyebutkan bahwa Universitas Muhammadiyah Palembang mendukung langkah-langkah yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Palembang dalam menanggulangi Covid 19. Hal ini disambut baik oleh Wakil Walikota Palembang yang juga sempat menegaskan bahwa beliau sangat mengapresiasi kegiatan donasi seperti ini yang menghubungkan Perguruan Tinggi dengan Pemerintahan,

“Tidak melihat dari jumlahnya namun bentuk perhatiannya karena dalam kegiatan pencegahan Covid-19 ini Pemerintah tidak dapat bergerak sendiri harus ada kerja sama yang baik dari berbagai pihak” ungkapnya.

Disampaikan pula oleh Ketua Program Studi Teknik Industri bahwa saat ini hasil karya mahasiswanya ini telah didistribusikan ke beragam tempat, diantaranya RS Muhammadiyah Palembang, RS Muhammad Hosein, RS Rivai Abdullah, RS Ar rasyid, RS Paru, dan beberapa klinik serta Rumah Sehat Covid-19 yang terletak di Jakabaring. Untuk saat ini kegiatan produksi masih berlangsung selama donasi masih mengalir, face shield akan didistribusikan bagi yang membutuhkan selama persediaan masih ada.

Program Studi Teknik Industri juga mendapat dukungan yang baik dari pihak Fakultas Teknik dalam menjalankan kegiatan ini, hal ini terlihat dalam beberapa kesempatan serah terima donasi senantiasa didampingi oleh Pihak Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang.

Pandemi ini telah menghantui penjuru dunia dan saat ini di Palembang sendiri jumlah pasien positif meningkat, akan tetapi kita harus yakin bahwa kita dapat melewati ini semua dengan saling mendukung dan peduli sesama. Ada analogi menarik, bahwa Garda terdepan sesungguhnya adalah diri kita sendiri, kita yang harus membentengi diri, menjaga agar senantiasa sehat dan tidak terjangkit virus.

Sehingga kita tidak perlu membuat para dokter, perawat, tenaga kesehatan yang telah dengan tulus membaktikan dirinya untuk menyelamatkan nyawa orang lain harus berjatuhan karena meningkatnya jumlah pasien. Dukung pemerintah dengan menerapkan Perilaku Hidup Berish dan Sehat (PHBS), menggunakan masker kain dan stay at home jika memang tidak ada keperluan untuk pergi keluar.

“Harapannya dengan melakukan ini, maka kita dapat memutus rantai Covid19 dan kembali beraktivitas normal seperti biasa, layaknya yang semua orang rindukan saat ini” ulasnya.

Untuk diketahui donasi Face shield Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang ini sudah disalurkan di RS Muhammadiyah Palembang : 27 pcs, RS Ar Rasyid 16 pcs, RS Muhammad Hoesin 80 pcs, RS Rivai Abdullah (Kundur) 70 pcs, RS Paru 25 pcs, Rumah Sehat Covid 19 Jakabaring 10 pcs, Klinik dr. Aisyah Ghani 6 pcs, Klinik Sehat Mulia 10 pcs, Ke Prabumulih 20 pcs, dan RS BARI 100 pcs.

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Karya Dosen Universitas Muhammadiyah Palembang, Olah Limbah Jadi Kertas Daur Ulang

Palembang, um-palembang.ac.id – Bencana alam berupa banjir, erosi dan lain sebagainya belakangan makin sering terjadi. Banyak faktor penyebab, diantaranya kurangnya kesadaran manusia terhadap lingkungan terutama pengelolaan limbah.

Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Indonesia, Universitas Muhammadiyah Palembang berupaya melakukan kreatifitas dalam mendorong hal tersebut. Salah satunya dengan Pelatihan Pengolahan Limbah Kertas Menjadi Kertas Daur Ulang yang Bernilai Jual.

Pelatihan ini diketuai oleh Ir. Robiah, M.T., dosen tetap Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang, dan salah satu narasumber yang hadir yakni Merisha Hastarina, S.T., M.Eng., menjelaskan mengenai proses pengolahan limbah kertas sehingga menghasilkan kertas daur ulang. Kertas ini dapat digunakan kembali dan memiliki nilai jual.

“Dengan modal yang sangat murah dan alat-alat yang didapat dengan mudah ditemui disekitar kita, dan dapat memberi nilai tambah pada limbah kertas ini” kata Merisha dalam pelatihan yang diadakan di kediaman Parina Ketua RT 30, RW 07 Kelurahan Kalidoni Palembang, Senin (20/4/2020).

Di tempat yang sama pihak akademisi menyerahkan screen (alat cetak) kepada Ketua RT setempat. Berbekal alat tersebut nantinya kegiatan pelatihan pengolahan limbah kertas bisa mencoba sendiri. Dalam pelatihan ini juga diberikan penyuluhan kepada ibu-ibu PKK agar mencintai lingkungan.

Intinya, mengolah kertas yang tidak terpakai akan jauh lebih baik dari pada hanya membiarkannya di tempat sampah. Membuangnya di sembarang tempat atau membakarnya justru semakin menambah polusi udara.

Editor: Rianza Putra

um-palembang.aci.id

Universitas Muhammadiyah Palembang Ikuti Diskusi Online Kebijakan BAN PT Bersama LLDikti Wilayah II

Palembang, um-palembang.ac.id – Gebrakan baru yang diluncurkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim yakni konsep Merdeka Belajar pada akhir 2019, berlanjut pada kebijakan Kampus Merdeka belum lama ini, yang akhirnya menerbitkan Permendikbud No 5 tahun 2020.

Permendikbud No 5 tahun 2020 isinya tentang akreditasi program studi (Prodi) dan perguruan tinggi (PT). Peraturan menteri ini untuk mengatur kebijakan Kampus Merdeka yang kedua, yakni program re-akreditasi bersifat otomatis untuk seluruh peringkat dan bersifat sukarela bagi perguruan tinggi juga prodi yang sudah siap naik peringkat.

Menindaklanjuti hal tersebut Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah II menggelar Diskusi Online melalui Video Conference tentang Kebijakan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) Implementasi Permendikbud No 5 tahun 2020 dan PERBAN No I Tahun 2020 pada Senin (14/4/2020).

um-palembang.aci.id

Diskusi online yang menghadirkan Prof. Drs. T. Basaruddin, M.Sc., Ph.D., Direktur Dewan Eksekutif BAN PT dan Prof. Dr. Slamet Widodo Koordinator LLDikti Wilayah II sebagai narasumber, serta diikuti Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., dan pimpinan PTN, PTS dilingkungan LLDikti Wilayah II (Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, dan Bangka Belitung).

Dalam materinya, Prof. Drs. T. Basaruddin, M.Sc., Ph.D., menyampaikan bahwa pada kebijakan Kampus Merdeka, BAN-PT akan memperpanjang kembali jangka waktu akreditasi selama lima tahun tanpa melalui permohonan perpanjangan akreditasi.

Ia melanjutkan, perpanjangan akreditasi ini dapat dilakukan berdasarkan evaluasi oleh Kementerian dan/atau laporan masyarakat tentang dugaan pelanggaraan peraturan perundang-undangan dan/atau penurunan mutu dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. Nantinya, peringkat akreditasi yang telah diberikan dapat ditinjau kembali oleh BAN-PT sebelum jangka waktu akreditasi berakhir.

“Hal ini jika terdapat penurunan mutu dalam hal: Menurunnya jumlah peminat/pendaftar dan/atau lulusan pada Program Studi yang ada selama lima tahun berturut-turut berdasarkan data pada PDDikti; Terdapat laporan pengaduan masyarakat atas dugaan pelanggaran penyelenggaraan pendidikan tinggi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan” jelasnya.

Guru Besar Universitas Indonesia ini juga menjelaskan bahwa peringkat akreditasi Program Studi dan Perguruan Tinggi terdiri atas: Baik; Baik Sekali; dan Unggul. Peringkat Akreditasi yang telah diberikan dapat ditinjau kembali oleh BAN-PT sebelum jangka waktu Akreditasi berakhir apabila terdapat penurunan mutu dalam hal : menurunnya jumlah peminat/pendaftar dan/atau lulusan pada Program Studi yang ada selama 5 (lima) tahun berturut-turut berdasarkan data pada PDDikti; dan/atau terdapat laporan pengaduan Masyarakat atas dugaan pelanggaran penyelenggaraan pendidikan tinggi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dewan Eksekutif BAN PT ini juga menambahkan, Program Studi atau Perguruan Tinggi yang telah memiliki Akreditasi dengan peringkat Baik dan akan menaikkan peringkat Akreditasi ke peringkat Baik Sekali atau peringkat Unggul dapat mengusulkan Akreditasi ulang kepada BAN-PT sebelum jangka waktu 5 (lima) tahun. Di dalam hal peringkat Akreditasi ulang oleh BAN-PT tetap mendapatkan Akreditasi dengan peringkat yang sama maka Program Studi dan Perguruan Tinggi baru dapat mengusulkan Akreditasi ulang kembali ke BAN-PT dalam waktu 2 (dua) tahun sejak mendapatkan penetapan peringkat Akreditasi ulang.

“Ketentuan tersebut berlaku juga untuk Program Studi atau Perguruan Tinggi yang telah memiliki Akreditasi dengan peringkat Baik Sekali yang akan menaikkan peringkat Akreditasi ke peringkat Unggul. Akreditasi Program Studi dan Perguruan Tinggi dilakukan dengan menggunakan instrumen Akreditasi. Instrumen Akreditasi terdiri atas : instrumen Akreditasi untuk Program Studi; dan instrumen Akreditasi untuk Perguruan Tinggi” tambahnya.

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Daftar Kuliah di Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Palembang Bisa Dilakukan dari Rumah, Berikut Caranya

Palembang, um-palembang.ac.id – Menyikapi edaran pemerintah tentang pencegahan Covid-19 yang sedang terjadi di Indonesia dengan membatasi aktivitas di luar rumah.

Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Palembang memberikan kemudahan layanan bagi calon mahasiswa baru yang akan melakukan pendaftaran dan registrasi, karena semuanya bisa dilakukan cukup dari rumah.

Lalu bagaimanakah cara mendaftarnya, berikut ulasannya :

  1. Pengisian Data Calon Mahasiswa
    Pengisian data online melalui website https://forms.gle/oQPPUfkpNRtVuMdD9

  2. Pembayaran Biaya Pendaftaran
    Calon mahasiswa membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 500.000 ke Bank SumselBabel atas nama Pascasarjana UMP No.Rek : 801-01-60930

  3. Upload/Unggah
    Setelah membayar biaya pendaftaran, bukti bayar difoto/dipindai lalu diunggah bersamaan dengan mengunggah ijazah, Transkip Nilai, KTP, dan Kartu Keluarga (KK) serta melengkapi pengisian data
  4. Kode Room
    Setelah langkah 1 – 3 dilaksanakan calon mahasiswa baru segera mengkonfirmasi ke bagian administrasi pada no HP : 0822 47988260 untuk mendapatkan kode room yang akan digunakan untuk tes
  5. Tes Online
    Setelah mendapatkan kode room, calon mahasiswa melakukan tes online  dengan cara login di  https://b.socrative.com/login/student/
  6. Pengumuman
    Setelah dinyatakan LULUS, calon mahasiswa dapat melakukan registrasi ulang

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Bisa Dilakukan dari Rumah, Ini 8 Langkah Daftar Kuliah di Universitas Muhammadiyah Palembang

Palembang, um-palembang.ac.id – Menyikapi edaran pemerintah tentang pencegahan Covid-19 yang sedang terjadi di Indonesia dengan membatasi aktivitas di luar rumah. Universitas Muhammadiyah Palembang (UMPalembang) memberikan kemudahan layanan bagi calon mahasiswa baru yang akan melakukan pendaftaran dan registrasi, karena semuanya bisa dilakukan cukup dari rumah.

Lalu bagaimanakah cara mendaftarnya, berikut ulasannya :

1. Calon mahasiswa baru melakukan pendaftaran online di Website PENMARU penmaru.um-palembang.ac.id kemudian isi Form Pendaftaran dengan data yang Benar.

2. Membayar biaya pendaftaran dengan Transfer Via ATM atau Melalui Teller Bank Sumsel Babel Syariah ke Rekening 810.37.60008 Atas Nama. Universitas Muhammadiyah Palembang.

3. Kirim scan/ Foto Bukti Pembayaran ke WA admin PMB 0821-8477-7212 dengan menyertakan Nama dan Nomor Daftar atau Email adm_penmaru@um-palembang.ac.id dengan subject : Pembayaran Pendaftaran PMB (Nama dan Nomor Daftar).

4. Verifkasi Bukti Pembayaran, Setelah terverifikasi peserta akan mendapatkan nomor tes (Verifikasi dilakukan setiap hari kerja pukul 08.00 sd 15.00 WIB)

5. Tes Online Mandiri dengan Login di Website PENMARU penmaru.um-palembang.ac.id dan mulai mulai tes CBT. *Khusus Fakultas Kedokteran wajib mengikuti tes tahap 2.

6. Pembayaran UKT dengan cara Transfer Via ATM atau Melalui Teller Bank Sumsel Babel Syariah ke Rekening 810.37.60008 Atas Nama. Universitas Muhammadiyah Palembang.

7. Kirim scan/ Foto Bukti Pembayaran ke WA admin PMB 0821-8477-7212 dengan menyertakan Nama dan Nomor Tes atau Email adm_penmaru@um-palembang.ac.id dengan subject : Pembayaran UKT (Nama dan Nomor Tes).

8. Verifikasi pembayaran UKT dan Registrasi melengkapi data Mahasiswa pada sistem PENMARU, setelah proses ini kamu resmi menjadi mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Palembang.

 

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Ratusan Warga Terdampak Covid-19 di Kelurahan 16 Ulu Antusias Terima Bantuan Sembako dari Universitas Muhammadiyah Palembang

Palembang, um-palembang.ac.id – Sebanyak 100 paket sembako disalurkan Universitas Muhammadiyah Palembang bagi ratusan masyarakat prasejahtera RT 01, RT 03, RT 07, RT 10, dan RT 11 yang terdampak wabah Covid-19 di Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II Palembang, serta ojek online disekitar kampus B, pada Sabtu (11/4/2020).

Datangnya bantuan tersebut membawa rasa antusias dan kegembiraan bagi ratusan warga, lantaran bantuan itu bisa dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan pangannya. Paket sembako di salurkan bagi masyarakat kurang mampu yang penghasilannya masih jauh di bawah rata-rata. Selain itu, paket sembako lebih diprioritaskan kepada para pekerja harian seperti tukang becak, ojek online dan keluarga prasejahtera yang terdampak Covid-19.

um-palembang.ac.id

Ratusan warga sangat antusias terhadap adanya bantuan tersebut. Hal itu terlihat dari warga yang mengantri demi mendapat kan bantuan dari Universitas Muhammadiyah Palembang. Meskipun tidak begitu banyak, bagi mereka bantuan tersebut sangat berarti.

Salah satu warga dari RT 07 Kelurahan 16 Ulu kota Palembang yang berdekatan dengan kawasan kampus B Universitas Muhammadiyah Palembang mengaku senang dengan pembagian sembako ini karena bisa membantu mencukupi kebutuhan sehari-hari yang semakin susah akibat wabah covid-19 ini.

Aminah (46) yang hanya mengandalkan hasil buruh suaminya ini mengaku sudah susah untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Pandemi Covid-19 membuatnya tidak bisa bekerja dan harus tinggal di rumah,” katanya.

Ia berharap, bantuan yang telah di salurkan sekiranya mampu mencukupi kebutuhan masyarakat untuk beberapa hari. Serta bisa meringankan beban permasalahan ekonominya.

“Terima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Palembang atas bantuan sembakonya, semoga di balas oleh Allah dengan berlipat-lipat ganda,” harapnya.

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Universitas Muhammadiyah Palembang Serahkan Bantuan Sembako Bagi Warga Kurang Mampu di Sekitar Kampus

Palembang, um-palembang.ac.id – Dampak ekonomi akibat merebaknya virus corona (Covid-19) mulai dirasakan oleh masyarakat. Tak terkecuali di Kota Palembang provinsi Sumatera Selatan. Melihat kondisi ini Universitas Muhammadiyah Palembang langsung bergerak cepat memberikan bantuan paket sembako kepada warganya yang terdampak akibat covid 19 disekitar kampus B pada Sabtu, (11/4/2020).

Warga yang menerima bantuan sembako tersebut diantaranya warga RT 01, RT 03, RT 07, RT 10, dan RT 11 di Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II Palembang, serta ojek online disekitar kampus B.

Pemberian bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Peduli Universitas Muhammadiyah Palembang. Paket sembako terdiri atas 5 kg beras, 2 kg gandum, 1 kg gula dan uang santunan. Dalam kegiatan ini juga turut dibagikan masker bagi masyarakat.

Total ada 200 paket sembako yang diserahkan kepada masyarakat umum, dan pegawai di lingkungan Universitas Muhammadiyah Palembang yang dikategorikan layak menerima bantuan tersebut oleh Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Ir. Mukhtarudin Muchsiri, M.P., yang didampingi Kapus Pengabdian dan KKN LPPM Ertati Suarni, S.Si., M.Farm.

Dr. Ir. Mukhtarudin Muchsiri, M.P., mengatakan, dalam pembagian sembako ini tetap dilaksanakan dengan memperhatikan dan mengikuti rambu-rambu antisipasi serta protokol kesehatan cegah virus Corona atau Covid-19.

Ia melanjutkan bahwa dampak yang sangat terasa bagi masyarakat adanya wabah Covid-19 ini adalah berkurangnya aktivitas ekonomi terutama bagi ojek online, tukang becak, dan warga yang biasa berjualan makanan disekitar kampus yang saat ini aktivitas belajar mengajar tersebut diliburkan.

“Semoga bantuan sembako ini dapat meringankan kebutuhan pokok sehari-hari karena mereka terdampak wabah corona. Saya juga berpesan dan mendoakan masyarakat tetap sehat, menjaga diri dari wabah corona, dan fokus menjaga kesehatan” ungkapnya.

Editor: Rianza Putra

pengumuman-universitas-muhammadiyah-palembang

PENGUMUMAN KEPADA MAHASISWA UMPALEMBANG TERKAIT SURVEY PELAKSANAAN KULIAH SEMASA PANDEMI COVID-19

PENGUMUMAN KEPADA MAHASISWA UMPALEMBANG TERKAIT SURVEY PELAKSANAAN KULIAH SEMASA PANDEMI COVID-19 DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Kegiatan akademik selama masa pandemi ini banyak dilakukan melalui belajar dari rumah (study from home). Sebagai bagian dari monitoring dan evaluasi untuk perbaikan kebijakan, Universitas Muhammadiyah Palembang mengajak para mahasiwa untuk memberikan umpan balik melalui survey berikut. Survey ini akan membutuhkan waktu sekitar 10-15 menit untuk mengisi. Kami sampaikan apresiasi dan terima kasih atas partisipasi anda sekalian. Selamat belajar dan berprestasi, jaga kesehatan diri anda dan lindungi orang lain dengan tinggal di rumah.

Survey ini mengacu dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang telah dimodifikasi.

Bagi para mahasiswa silahkan klik tombol “Isi Survey” dibawah ini

Tombol Isi survey UMPalembang

 

 

 

(Lembaga Penjamin Mutu Universitas Muhammadiyah Palembang)

 

 

um-palembang.ac.id

Dukung Kuliah Online, Universitas Muhammadiyah Palembang Beri Bantuan Kuota Internet

Palembang, um-palembang.ac.id – Universitas Muhammadiyah Palembang memberikan kebijakan kepada mahasiswa yakni Pendidikan Jarak Jauh (Daring) atau kuliah online bagi mahasiswa.

Perkuliahan ini dilakukan selama masa pandemi virus corona (covid-19) yang saat ini sudah menjangkit di Indonesia dan Provinsi Sumatera Selatan.

Untuk mendukung program kuliah online tersebut, Universitas Muhammadiyah Palembang memberikan bantuan kuota internet kepada semua mahasiswa yang masih aktif.

Hal tersebut berdasarkan Pengumuman Nomor: 0364/I-12/UMP/IV/2020 tentang Bantuan Pendidikan Jarak Jauh (Daring) Bagi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang berupa Dana untuk Kuota Internet senilai Rp. 75.000., kepada setiap mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang per bulan.

Dana bantuan ini diberikan untuk 3 bulan yaitu bulan Maret, April dan Mei 2020. Dan bantuan ini diberikan kepada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang bersamaan dengan pembayaran BPP/UKT Termin I Tahun Akademik 2020/2021.

“Kami ingin meski pandemi virus corona seluruh civitas akademika, khusunya mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang bisa belajar dengan baik,” ungkap Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M..

Diketahui, selama masa pandemi corona ini, Universitas Muhammadiyah Palembang menjalankan perkuliahan dengan full daring/perkuliahan online hingga Akhir Mei 2020, dan sudah tidak ada tatap muka hingga masa pandemi ini dianggap berakhir.

Editor: Rianza Putra